Sabtu, 07 November 2015

After concert

Pair : Hyde x Tetsu
Gender ; Nc- 18
warning, Yaoi, mesummm mesumm

Langit mulai menggelap di Yumeshima, menandakan malam telah datang, beberapa saat yang lalu, sebuah konser yang amat sangat megah telah dilaksanakan, konser pertama dari sebuah band yang telah mencapai 24 tahun, konser pertama pada tahun 2015 ini.

Namun semua kemegahan itu telah selesai, kelap kelip lampu pun telah padam, ribuan penonton digantikan oleh ribuan crew yang riuh, mulai membongkar panggung dan mengurus hal hal lainya.

Sementara itu, di salah satu ruangan, terlihat salah seorang pria berambut hitam sebahu, duduk pada sebuah sofa, seulas seringai terukir di bibir pinknya, tanganya mengelus pelan pantat mungil mahluk yang kini di pangkunya.

"Nhhh...Haido" desah laki laki yang berada dalam pangkuan pria yang diketahui bernama hyde tersebut. Tangan Hyde berpindah kearah paha mahluk manis yang  berada di pangkuanya itu.

"Tetsu...." desah Hyde pelan, tak lama kemudian bibir Hyde bertemu dengan bibir pria manis bernama Tetsu tersebut, tangan Hyde menarik tengkuk Tetsu agar ciuman itu lebih dalam. sementara Tetsu, ia mengalungkan tanganya pada leher Hyde.

"Haido... kau..kau yakin akan melakukan disi- akhh" seru Tetsu diantara desahan desahan erotisnya.

"Salahkan dirimu yang terlalu nikmat Tetchan" ucap Hyde sambil mengulum leher Tetsu, membuat Tetsu mendesah tak terkendali.

Sementara itu, tangan Hyde mulai bermain kearah bawah, memainkan pantat Tetsu yang terekspos bebas, kemudian menari nari dan sesekali menyentuh lubang itu, tanpa bermaksud memasukinya, membuat badan Tetsu bergetar penuh gairah.

"Haido..." desah Tetsu yang mulai terbuai oleh permainan kekasihnya, ia menatap haido dengan tatapan memelas, seakan mengerti maksud Tetsu, Hyde mulai menekan salah satu jarinya,memasuki lubang Tetsu.

"Akhhh...nhhh" desah Tetsu memejamkan matanya, nerasakan jari Hyde memasuki tubuhnya, badan bagian bawah Tetsu bereaksi, memberikan kontraksi pada jari Hyde.

"Kau aneh Tetsu, padahal kita sering melakukan ini, tapi lubangmu selalu kecil... well.. aku menyukainya.." seru Hyde kemudian kembali mengulum bibir mungil Tetsu yang kini telah membengkak.

Tetsu hanya membalas perkataan Hyde dengan desahan desahan erotis yang keluar dari bibirnya. tak lama kemudian, jari kedua hyde menyusul, menyeruak masuk kedalam tubuh Tetsu, berusaha mencari titik dimana prostate Tetsu berada.

"Akhh.. Haido" jerit Tetsu kembali, merasakan jari Hyde menabrak titik sensitifnya, terseyum nakal, hyde menabrak berkali kali titik sensitif Tetsu, membuat Tetsu mengejang, ia menenggelamkan kepalanya pada leher Hyde, tak kuat menahan kenikmatan yang terus diberikan hyde.

"Aanhhhh Hyde... Aku.. aku" seru Tetsu menggantung, badan Tetsu kembali mengejang, ia tidak bisa menggendalikan badanya lagi, sesuatu menyeruak ingin keluar. Hyde mengerti itu, dipercepat lagi tusukanya pada Tetsu hingga Tetsu akhirnya mengeluarkn cairanya, membasahi bajunya dan baju Hyde yang masih dikenakan.

Badan Tetsu siap limbung jika Hyde tidak menahanya, dengan sigap mendekatkan bibirnya pada telinga Tetsu.

"Aku ingin... kau ... melayaniku.. neee Tetchan" bisik Hyde sensual kemudian menjilat telinga Tetsu.

Bagaikan terhipnotis, Tetsu membuka pelan celana Hyde, ia meneguk liurnya dengan susah melihat milik Hyde sudah menegang, kemudian ia mengarahkan kelubangnya, dan memasukinya pelan pelan.

Tetsu menggigit bibirnya, merasakan milik Hyde memaksa masuk pada dirinya, perih namun nikmat. sementara Hyde yang tak sabar menarik Tetsu hingga ia jatuh, membuat milik Hyde menancap sempurna pada Tetsu, menabrak titik sensitif Tetsu, yang mengakibatkan sang empunya berteriak.

"Bergerak" perintah Hyde, menatap Tetsu dalam. Tetsu pun dengan perlahan menaikan tubuhnya hingga hanya kepala penis Hyde yang berada dalam dirinya, kemudian memasukanya lagi pelan pelan. Tetsu mendesah setiap kali milik Hyde menyentuh sweetspotnya.

Sementara Hyde menatap Tetchanya yang berkerja sendiri, seulas senyum mengukir bibirnya, tak lupa desahan halus keluar dari bibir itu, apalagi saat dimana lubang Tetsu memijat miliknya, membuatnya tak bisa berfikir dengan jernih lagi.

Gerakan perlahan dan lembut itu aakhirnya semakin cepat, Tetsu yang sudah diliputi kabut nafsu, bergerak tak terkendali, hyde pun ikut memegangi pinggang Tetsu, menahan agar tubuh Tetsu tidak limbung.

"Sial aku tak tahan" seru Hyde mendorong Tetsu jatuh pada sofa tersebut dan mulai memasuki lubang sang leader secara brutal, membuat Tetsu mendesah puas, sementara lidah Hyde kembali menjilat leher Tetsu, tak lupa memberi tanda kepemilikan pada leher putih nan jenjang tersebut, desahan Tetsu pun semakin panas dan kencang, membuat Hyde benar benar lupa dengan segalanya.

Sementara itu Ken dan Yukkie yang sedari tadi terpaku di depan pintu, melihat kedua temanya sedang bercinta, suasana ruangan itu pun mendadak panas.

"Aku tak menyangkan.. Hyde tidak bisa menahanya..." seru Ken sambil memijat pelipisnya, melihat tingkah vokalisnya yang sangat  brutal.

"Seperti kau tidak pernah melihat mereka seperti ini saja.. kita kan .. selalu menjaga pintu ini.. kalau mereka... atau mungkin Hyde... tak dapat menahanya" balas Yukkie tak kalah pusingnya melihat tingkah Hyde yang sangat liar.

Tak jauh dari sana, terlihat salah satu staff yang berjalan kearah mereka., Yukkie dan Ken menatap getir pada staff tersebut.

"Ken san, Yukkie san, kenapa kalian ada disana...? dan apakah Tetsuya san didalam? Ada sesuatu yang ingin dibicarakan" seru staff tersebut.

Ken dan Yukkie saling menatap, kemudian menghelai nafas, Ken berjalan mendekati staff tersebut.

"Anoo.. Tetchan sedang ada yang diurusi, biar aku Saja yang mewakili" ucap Ken pada staff tersebut. Kemudian staff itu mengangguk dan berjalan bersama Ken keluar drai ruangan itu. Sementara Yukkie kembali menatap Hyde yang masih memasuki Tetsu. "Aku harap kalian bisa menahan... untuk tidak melakukan hal seperti ini lagi..."

Tidak ada komentar:

Posting Komentar