Setelah sedikit punudng(?) Akhirmya aku mau melanjutkan,fanfic ini *sebenernya ada niatan buat dihapus sih* hahaha smeoga aja ga garing ffnya
***
Chapter 2
Ma cuties puppet.
"Siapa kau?"
Sosok di depan Hyde hanya menatap dengan mata bulatnya, membuat dadanya bergemuru tak nyaman. Hyde memegang dadanya sendiri 'apa yang terjadi padaku...?' Batin Hyde bingung
"Aku adalah puppet anda Hyde sama.."
Hyde menyeringitkan alisnya, "puppet? Apa maksudmu? Dan bagaimana kau tau namaku?"
Sosok itu tiba tiba saja merengsek maju hingga berada tepat di hadapan Hyde. "Aku bisa merasakanya, anda adalah master saya dan saya adalah puppet anda" lirih pemuda manis tersebut, membuat dada Hyde berdetak tak karuan.
"A-kau tak mengerti.."
"Ayah anda..." ucap pemuda itu lirih, membuat Hyde menatapnya tajam "ayah anda adalah seorang Aglis kelas atas, setiap Aglis kelas atas serta keturunanya memiliki seorang puppet untuk melindunginya dari serangan Genvator" lanjutnya.
Aglis? Puppet? Genvator? Apa maksudnya semua ini, yang Hyde tau bahwa ia adalah seorang manusia biasa, kedua orang tuanya meninggal karna kecelakanaan mobil, just it!
Lalu tiba tiba munculah seseorang (atau jelemaan hewan) yang mengaku aku sebagai puppetnya, dan ia seorang Aglis apalah itu.
"Bisa kau jelaskan lebih detail? Aku tak mengerti, dan siapa namamu?" Tanya Hyde yang semakin penasaran.
"Saya Tetsuya" ucap sosok itu sembari menunduk hormat. Membat Hyde merasa tidak nyaman karna perlakuan yang sangan formal itu.
"Sejak jaman dahulu, manusia dibagi menjadi 4 golongan, seorang Aglis, Genvator, Sylivie dan manusia biasa tanpa kemampuan apapun, Aglis kelas atas, atau keturunan murni sedari dulu memiliki perjanjian dengan bangsa saya, atau bisa dibilang bangsa Slyvie, kami adalah pelayan bagi bangsa Aglis, karna kami sangat membutuhkan energi dari bangsa Aglis"
Hyde menatap pria manis yang kini ia ketahui bernama Tetsuya itu, mendengarkan penjelasanya, entah kenapa terdengar sangat mengada ada, tapi melihat tampangnya yang innocent, Hyde sangat tidak yakin bahwa pria manis ini bermaksud untuk menipunya.
"Lalu apa hubunganya denganku, dan apa Genvator itu? Lalu bagaimana cara Aglis memberikan energinya pada Slyvie?" Tanya Hyde menatap lekat pada sosok Tetsu.
Pipi Tetsu merona merah saat Hyde menatap lekat padanya, jujur saja Aglis memiliki pesona yang sangat besar, walaupun bangsa Slyvie juga memiliki aura yang memikat, tapi Aglis lah yang banyak menarik perhatian (terutana lawan jenis)
Berdehem pelan, Tetsu melanjutkan ceritanya, "kedua orang tua anda adalah keturunan asli dari bangsa Aglis Hyde sama, dan saya ditakdirkan menjadi puppetm anda" seru Tetsu lirih.
Belum sempat Hyde menayakan sesuatu, Tetsu kembali melanjutkan ceritanya. "Genvator adalah manusia yang berusaha menjadi Aglis, mereka melakukanya dengan cara Keji Hyde sama, mereka merebut jiwa dan rasa cinta dari sang Aglis. Lalu soal energi..."
Tiba tiba saja Tetsu mengecup bibir Hyde pelahan, membuat Hyde terperanjat, "kami mendapatkanya dari rasa cinta sang Aglis... sebenarnya dengan berpelekuan atau berpegangan tangan akan menambah energi kami.. namun yang paling cepat dan efisien adalah dengan cara berciuman" ucap Tetsu sembari tertawa kecil.
Hyde menyeringai pelan, "Dan bagaimana kalau aku tak mencintaimu?"
Tetsu terperanjat, "tapi.. saya merasakan kekuatan saat kita berciuman tadi.." lirihnya dengan semu merah di kedua pipinya, membuat Hyde gemas.
"Kau yang menciumku Tetsuya.. dan berhenti menggunaaan bahasa formal deperti itu" sungut Hyde.
Tetsu mematung dengan rona merah yang semakin menjadi jadi, "sa- ah aku akan berusaha sesuai dengan Hyde Sa-"
"Cukup Hyde" potong Hyde tak sabar.
Tetsu mengangguk dan kemudian sebuah senyuman manis mengembang di wajah innocentnya.
"Lalu bagaimana membuktikan bahwa aku adalah puppetmu Haido..." ucap Tetsu sembari mengacak rambutnya bingung.
Hyde berfikir sejenak, kemudian seulas senyum mengembang di wajahnya.
Perlahan dikecupnya bibir ranum Tetsu, membuat Tetsu terlonjak kaget, namun tiba tiba saja ia merasakan aliran energi mengalir, membuat dirinya pasrah sembari menerima asupan energi.
Sesaat kemudian Hyde melepaskan kecupanya, kemudian menatap Tetsu yang memandangnya sayu seaakan minta lebih, dengan cepat dikecupnya bibir mungil itu, namun kali ini sedikit berbeda, lidah Hyde menyeruak masuk kedalam mulut Tetsu, membuat Tetsu terbuai dengan permainan nakal yang dilakukan oleh Hyde.
"Enghh..."
Tanpa sadar Tetsu mengeluarkan desahan, badanya pun terasa sangat lemas, bukan karna energinya yang habis, tapi karna gairah yang di berikan oleh Hyde.
Perlahan Hyde melepaskan ciuman mereka, membuat Tetsu melenguh kecewa. Tersenyum kecil, Hyde mendorong tubuh Tetsu hingga berbaring di ranjangnya empuk milik Hyde.
"Belum cukup.." seru Hyde parau
Hyde pun menenggelamkan kepalanya pada perpotongan bahu Tetsu, menyesap aroma yang dikeluarkan oleh puppetnya ini, sedekali ia membubuhkan kissmark pada leher jenjang Tetsu, membuat sang empunya mengerang nikmat.
"Ughh Hyde.."
Perlahan Hyde pun mulai turun dan menjamah tubuh Tersu yang sedari tadi memang tidak memakai satu helai benang pun. Tangan Hyde dengan cekatan mulai memanjakan tubuh Tetsu yang teramat sensitif, membuat Tetsu hanya dapat mengerang dan mendesah atas permainan Hyde.
"Akhh ahh ahh Hyde.. ughhh onegai.." desah Tetsu diantara permaianan yang diberikan oleh Hyde.
"As you wish"
TOBECON
Wkekek entah kenapa masih ga pede sama fanficnya takut garing dan ga seru (;_;)(;_;)
π±π±π±π±π±π±π±πΈπΈπΈπΈππππππ manissnyaaaaa uuuuh (*¯︶¯*)(*¯︶¯*)(*¯︶¯*)♡
BalasHapus