Sabtu, 26 September 2015

My Guardian's Angel chap 6

Chap 6

Tetsu berjalan bersama Hyde melewati pekarangan rumah Hyde yang sangat luas, menatap ngeri, Tetsu dapat melihat ada beberapa mayat yang memutih teronggok dipinggiran pekarangan.
"Nee.. Hyde kau tinggal sendiri?" Tanya Tetsu sambil menatap Hyde.
"Tidak" ucap Hyde tersenyum pada Tetsu, seakan berusaha menenangkan Tetsu.
"Jadi.. kau tinggal dengan siapa?" Tanya Tetsu penasaran.
"Lusinan vampir" ucap Hyde tenang, namun membuat Tetsu bergidik ngeri dengan hanya membayangkanya.

Hyde membuka pintu rumahnya, sekilas tercium aroma darah dan sex dari dalam pintu tersebut. Melangkah masuk, Tetsu sangat terkejut melihat lusinan Vampire dan manusia di dalamnya, hampir semua dalam keadaan telanjang, Tetsu juga dapat melihat 2 mayat yang telah memutih, jelas sekali bahwa Vampire - Vampire itu sedang melakukan pesta.

"Tuanku membawakan kami makanan penutup?" ucap salah satu wanita cantik dengan taring yang sangat terlihat dijelas. Tak butuh waktu lama untuk Tetsu, menyadari dia adalah subjek yang dibicarakan.

Hyde melepaskan genggamanya dari Tetsu, membuat Tetsu semakin takut, kemudian ia berjalan ke arah sekumpulan Vampire itu, refleks mereka semua berhenti melakukan aktifitasnya.

"Sudah kubilang dilarang untuk melakukan pesta disini" ucap Hyde dingin.

"Kumohon maafkan kami tuanku" ucap salah satu Vampire, Hyde hanya menyeringai kemudian secepat kilat berada di belakang sang Vampire, memutar kepala Vampire itu cepat hinga terputus, kemudian Vampire itu puh berubah jadi debu.

Semua menatap Hyde ngeri, terlebih lagi untuk Tetsu, mata abu abu Hyde berubah menjadi merah darah kembali, seperti siap untuk memusnahkan semua vampire disana.

"H-hyde" ucap Tetsu bergetar.

Mendengar suara Tetsu, Hyde menoleh melihat Tetsu yang ketakutan. Berjalan pelan, direngkuhnya Tetsu agar tak terlalu takut lagi.

"Kalian semua! Ini Tetsuya, tuan kalian juga, sampai ada yang berani menyentuhnya, aku tidak akan menjamin bahwa kalian dapat hidup nyaman lagi, sekarang pergilah, jangan kembali sampai subuh!" Ucap Hyde, semua vampire yang ada disana mengangguk dan langsung pergi tanpa ada satupun bantahan.

"Kaz, where the hell are you?" ucap Hyde kesal

"Disini tuanku" ucap Kaz yang langsung datang menemui hyde.

"Bagaimana kau bisa membiarkan ini terjadi" selidiki Hyde menatap Kaz.

"Maafkan saya tuanku" ucap Kaz pelan. Hyde menghelai nafas pelan sambil memijat pelipisanya pelan.

"Bersihkan semua kekacauan ini" ucap Hyde sambil menggenggam tangan Tetsu lagi, menuntunnya ke ruangannya.

***

"Nee Hyde, kenapa mereka memanggilmu 'tuanku'" tanya Tetsu penasaran.

Menoleh sekilas, mata Hyde menatap langit langit ruanganya, "Sangat panjang kalau diceritakan" ucapnya sambil memainkan rambutnya.

"Ayolahhhh" ucap Tetsu memohon. Hyde tersenyum pada Tetsu dan mulai mengingat masa lalu nya

"Aku darah murni Tetsu, aku terlahir dari ayah dan ibu yang merupakan Vampire" ucap Hyde pelan, "dulu sekali pernah terjadi  peperangan antara bangsa Vampire, banyak yang terbunuh, termasuk orang tuaku" lanjut Hyde, Tetsu menatap sendu Hyde dan mengelus pipi Hyde. "Aku berhasil membunuh hampir seluruh vampire, setelah kejadian itu, mereka menjadikan aku sebagai seorang master" ucap Hyde tenang.

Tetsu hanya mengangguk ngangguk pelan, baru mengetahui salah satu rahasia Hyde, sedih memang, bagaimana Hyde mengetahui segala tentangnya, tapi, Tetsu tidak mengetahui apa apa tentang Hyde.

"Kenapa vampire itu bisa mati Hyde?" Tanya Tetsu, teringat akan salah satu vampire yang dibunuh Hyde.

"Walaupun Vampir itu abadi, ada beberapa hal yang dapat membunuh kami, seperti saat leher kami diputar oleh Vampire lain, atau jantung kami di tusuk" ucap Hyde sambil mengelus pipi Tetsu.

"Ada lagi...?" Tanya Tetsu serius pada Hyde.. "misalnya bawang putih?" Lanjutnya.

''Baunya sangat buruk tapi tidak akan membunuh kami.''

"Barang dari perak?"

"Aku menyukai warna perak Tetchan" ucap Hyde pelan.

"Kalung salib...?"

Hyde menunjukan lehernya yang terdapat kalung salib disana, "kau ingin menjadi pemburu Vampire Tetchan?" Ucap Hyde sambil menggelitik perut Tetsu.

"A-aku serius Hyde.." ucap Tetsu menahan tangan Hyde agar tidak menggelitiknya lebih lama, namun karna Hyde jauh lebih kuat darinya Tetsu hanya bisa pasrah, keduanya pun terjatuh keatas kasur empuk milik Hyde.

"Aku mencintaimu Hyde" ucap Tetsu di bawah tubuh Hyde.

"Aku selalu mencintaimu sayang" balas Hyde mencium bibir Tetsu lembut, Tetsu mendesah pelan merasakan lidah Hyde memasuki mulut Tetsu, tapi Tetsu tidak melawan, kali ini ia siap memberikan dirinya untuk Hyde.

"Sepertinya aku datang disaat yang tidak tepat" ucap seseorang bersandar pada pintu Hyde.

To be continued.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar