oke, selmat membaca*dan ini pertama kalinya aku nulis pake netbook, karna biasanya pake tab*
Living in Your eyes
Pair : Hyde x Tetsu
Genre : Err..Romace?
Rating : aepertinya akan nc
*lirik penuh makna ke astut*
"Haido~" Sapa seorang berperawakan tinggi dengan senyum hangatnya, kemudian duduk tepat di depan pemuda yang bernama Hyde itu.
"Kau tau? hari ini kelas kita kedatangan murid baru, dari Inggris!!" seru Ken setengah berteriak sembari menekankan pada kata 'Inggris'
"Hmm.." Jawab pemuda di depanya sembari menggumam tak jelas kemudian kembali menelungkupkan kepalanya, dikarnakan rasa kantuk yang melandanya.
"Huuh! sepertinya kau sama sekali tak mendengarku!" seru Ken merajuk kemudian memukul kepala Hyde pelan, yang dibalas oleh kekehan Hyde.
tak lama kemudian salah satu pemuda datang bergabung dengan Hyde dan Ken, terlihat perawakanya yang sangat kental darah Jepang, dengan mata sipitnya itu.
"Nee Yukkie, kamu sudah tau anak baru itu?" seru Ken menatap pada salah satu sahabatnya. Yukkie mengangguk pelan, "Namanya Tetsuya "seru Yukkie yang notabenya adalah anak dari kepala sekolah.
"Tetsuya ya.. aku kira dia bule" seru Ken setengah kecewa, sementara Hyde mengerutkan keningnya, rasanya nama itu tidak asing di telinganya.
****
Tetsu menatap nanar pada pintu ruangan kelas di depanya, entah kenapa rasa gugup meliputi dadanya, ia memang bukan tipe orang yang mudah bergaul, jadi lingkungan baru membuatnya sangat gugup.
menghelai nafas pelan, akhirnya pintu itupun di geser Tetsu, seketika kelas yang tadinya ramai langsung sunyi, sensei yang sudah berada di dalam kelas tersenyum lembut kearah Tetsu.
Tetsu melangkahkan kakinya menuju sensei yang telah memberikan kode padanya, sama seperti anak baru pada umumnya, haus memperkenalkan dirinya terlebih dahulu.
Tetsu menatap sekeliling kelas dengan pandangan malu malu dengan muka memerah, kemudian tersenyum sedikit gugup.
"Namaku, Ogawa Tetsuya" Serunya pelan.
seketika anak anak menatap kearahnya, sedetik kemudian kelas kembali ramai, ada beberapa laki laki yang mengatakan bahwa wajahnya sangat manis, sebagian lagi menanyakan apakah benar ia berasal dari inggris dan sebagainya, membuat Tetsu mau tak mau tersenyum (yang membuat anak anak dikelas itu semakin berisik)
"Tetsu kau laki laki kan?" seru salah satu pemuda berbadan mungil dengan bibir tebalnya, refleks semua orang menatap pemuda itu, begitu pula yang tidak mengerti ucapan mahluk itu.
"Tentu saja Takanori kun dia laki laki" seru senseinya sembari menatap pemuda yang disebut Takanori.
"Habisnya dia manis banget" seru Takanori menatap Tetsu lekat, kemudian terkekeh lucu.
Tetsu juga mulai tertawa kecil mendengar pernyataan pemuda yang bernama Takanori tadi, kemudian sang sensei berdehem pelan, membuat semua orang terdiam.
"Nah Ogawa Kun, kau duduk di sebelah Takarai kun, di sana" seru Sensei menunjuk kearah laki laki yang memandang ke luar jendela, sebagian wajahnya tertutup oleh surai hitam yang membuat wajahnya tak begitu terlihat di mata Tetsu.
Tetsu melangkahkan kakinya dan duduk di sebelah pemuda itu, "Ano..." seru Tetsu pelan yang refleks membuat sang pemuda menoleh.
Tetsu terkejut melihat wajah sang pria, wajahnya yang putih dengan bola mata yang besar dan alis yang tegas, serta bibirnya yang sangat seksi.
tampan....
Dan entah mengapa Tetsu merasakan bahwa pria yang duduk di sebelahnya bukanlah orang asing.
sementara itu Hyde menatap pria yang kini terduduk disebelahnya, raut wajah yang sangat lembut, bibirnya yang kecil dan kemerahan, matanya yang menatap dengan tatapan polos, serta surai kecokelatan yang membuat mahluk diseblehnya terlihat sangat .... manis
"Aku Ogawa Tetsuya" seru pemuda itu sembari memberikan tanganya,
DHEG..
Entah mengapa dada Hyde berdenyut ngilu, pandanganya memutar pada kenanganya berumur 5 tahun, kenanganya dengan pemuda yang memiliki nama yang sama, apakah orang yang di sebelah nya adalah Tetchanya?
"Ano... boleh kutau namamu?" tanya Tetsu pelan sembari menatap Hyde, rasanya ia mengenali sekali lelaki disampingnya.
Hyde menatap dingin pada Tetsu dan memalingkan wajahnya pada jendela, "Hideto" serunya dingin membuat Tetsu sedikit merinding. pada akhirnya baik Tetsu maupun pemuda bernama Hideto tidak mengutarakan apapun.
***
Bel istirahat yang berkomandang membuat semua anak anak bersorak gembira, dan kemudian berhamburan keluar, entah menuju kantin, lapangan, atau keluar dari komplek sekolah mereka, untuk berkencan dengan gadis - gadis di SMA seberang.
Tetsu yang tengah merapihkan buku bukunya berhenti mendadak saat merasakan ada dua lelaki yang datang menuju mejanya.
"Hai, sapa seseorang yang berbadan tinggi sembari tersenyum ramah, namaku Kitamura Ken, kau bisa memanggilku Ken" seru Ken sembari memberikan tanganya, Tetsu menjabat tangan Ken dengan senyuman manisnya, "senang bertemu denganmu Ken, kau boleh memanggilku Tetsu" .
"Dan aku Yukihiro Awaji, kau boleh memanggilku Yukkie" seru seseorang yang dibelakang Yukkie, senyum Tetsu semakin melebar, setidaknya ia sudah mendapatkan kenalan, dan tidak merasakan kesepian.
"ternyata benar kata Nishikawa, kau memang manis" seru Ken sambil mencubit pipi Tetsu, membuat Hyde yang sedari tadi diam dan melihatnya menggebrak meja.
Ken, Yukkie dan Tetsu menatap Hyde dengan bingung, "ada apa Haido? " seru Ken bingung, Hyde kemudian merapihkan buku bukunya dan menaruhnya dengan asal ke tasnya, "aku tidak enak badan, ingin kembali ke asrama"seru Hyde dingin dan langsung berjalan keluar kelas.
"Ada apa denganya?" seru Ken yang mendapat gelengan bingung dari Yukkie, "Mungkin salah makan" seru Yukkie menatap Ken.
sementara itu Tetsu menatap sedih pada kepergian Hyde, apakah dia telah membuat Hyde merasa tidak nyaman?.
Ken yang melihat gelagat tak enak dari Tetsu menepuk bahu Tetsu pelan, memberikan kode ini - bukan - salahmu, yang dibalas dengan senyum sedih oleh Tetsu.
***
Tetsu membuka pintu kamar asramanya sembari menyeret koper besar di tangan kirinya serta ransel dan tas sekolah ditangan kananya.
"Permisi.." Seru Tetsu pelan, namun tidak ada orang yang menjawabnya, Tetsu berasumsi bahwa sang teman sekamar sedang pergi keluar, mengangkat bahu, Tetsu kembali menyeret kopernya dan menaruhnya di satu sudut kasur yang belum berisikan apapun.
Sesaat setelah Tetsu merapihkan baju dan peralatan sekolahnya, ia merasakan seseorang membuka pintu kamar mandi.
"KAU" Seru seseorang dengan nada seperti berteriak, Tetsu berbalik, mendapati seseorang yang duduk di bangku sebelahnya hanya mengenakan handuk di pinggangnya, badan orang tersebut terbentuk dengan indahnya, membuat Tetsu meneguk ludah dengan susah.
"Err.. Hideto..?" seru Tetsu bingung dan sedikit malu, entah mengapa ia malu melihat sosok Hyde yang setengah telanjang berada di hadapanya.
Sementara Hyde yang melihat Tetsu bersemu tidak dapat menahan rona merah di pipinya, 'apa apaan sih dia, menunjukan wajah manis seperti itu' batin Hyde yang entah kenapa merasa jantungnya berdebar cukup keras.
"Apa yang kau lakukan dikamarku?!" seru Hyde setengah berteriak, antara malu dan sedikit senang, eh tunggu.. kenapa ia merasa senang..? Hyde meraba jantungnya yang berdetak bahagia.
"a-aku tidak tau, tadi Yura Sensei memberitaukan bahwa aku akan tidur disini" seru Tetsu bergetar, anatar Takut karna bentakan Hyde, dan sedikit.. bahagia
"Grrr... aku mau pergi, jangan ikuti aku, dan panggil aku Haido saja, aku tidak suka dengan nama Hideto" seru Hyde melangkah pergi meninggalkan Tetsu yang kebingungan dengan tingkah teman sekamarnya itu.
****
sial, kenapa aku deg degan melihat wajah laki laki itu, aku akui sih wajahnya memang manis, dan matanya memancarkan kepolosan, tapi tetap saja.. dia itukan laki - laki, runtuk Hyde pada dirinya sendiri, seakan tak percaya apa yang terjadi padanya.
setelah perdebatan yang cukup panjang dengan dirinya sendiri, akhirnya Hyde memutuskan untuk kembali ke kamarnya, saat ia membuka pintu kamarnya, matanya menatap pada sosok yang tengah tertidur di kasur, wajah damai itu... tiba tiba saja Hyde mencengkram dadanya yang berdetak lebih cepat dari biasanya, wajah damai lelaki bernama Tetsu itu sangat mengingatkan Hyde pada cinta pertamanya, Tetchanya...
dengan perlahan Hyde mendekati sosok yang tengah tertidur itu, meneliti wajah , manis itu, jika mahluk itu memang Tetchanya, sekarang Tetchanya tumbuh menjadi laki laki yang sangat cantik dan membuat Hyde ingin melindunginya, entah mengapa..
-Bersambung-
Tidak ada komentar:
Posting Komentar