Senin, 04 Januari 2016

Sunshine became you Chap 8

Hyde menatap Tetsu dengan perasaan tak menentu, dilihatnya Yukkie dan teamnya bergerak cepat menusukan selang infus serta obat bius pada Tetsu, ia sangat ingat saat Yukkie mengatakan padanya bahwa Tetsu akan segera melahirkan.

***

"Haido.. perut Tetsu berkontraksi sangat keras, aku rasa sekarang waktunya. aku menyarankan untuk operasi caesar saja, karna jika normal kemungkinan Tetsu tidak selamat lebih dari 80%, selain itu  anus Tetsu tidak dapat membesar seperti vagina biasa Haido" seru Yukkie menjelaskan seraca rinci apa yang terjadi pada Tetsu.
"Tolong selamatkan Tetchan dan bayinya yukkie...aku.. " seru Hyde tak dapat melanjutkan kata katanya, setitik air mata sudah siap meluncur dari mata indahnya.

Yukkie menepuk bahu Hyde pelan, "kau akan menjadi seorang ayah Haido" seru Yukkie memberikan senyum terbaiknya pada Hyde, sementara Hyde  hanya menatap Yukkie kemudisn tersenyum pelan. "thanks"

***

Hyde menatap Tetsu dibawa menuju ruang oprasi. wajahnya kali ini snagat sulit diartikan. Sedih, takut, panik, bahagia. Semua bercambur di kepala Hyde.

Ibunda Hyde memegang bahu Hyde perlahan, memberikan ketenangan pada putra satu satunya itu. "Ibu yakin Tetchan kuat Hideto" seru sang bunda memberikan senyum lembutnya.

Perasaan Hyde sedikit lega mendengar perkataan sang bunda, ia perlahan menghapus air matanya, ia sangat mencintai Tetsu, maka dari itu ia harus percaya Tetsu dapat melewati semua ini.

Satu jam.. dua jam.. tiga jam... waktu tetrus berjalan, namun belum ada tanda tanda oprasi telah selesai ataupun berhasil. berkali kali Hyde melihat suster berlarian keluar dan masuk dalam ruangan oprasi, membuat jantung Hyde berdebar tak nyaman, terlebih kagi saat Hyde melihat wajah lelah dan panik dari para suster.

Tak lama setelah itu, sayup sayup terdengar tangisan seorang bayi, dada Hyde bergemuruh tak tenang, entah kekuatan dari mana ia dapat mengeluarkan sebuah senyum, senyum yang menandakan sebuah kelegaan dan kebahagiaan, senyum itu pun terukir pada wajah kedua orang tua Hyde.

Yukkie pun keluar dari ruang oprasi dengan wajah yang letih, ditanganya terdapat seorang bayi, putih bersih tengah terlelap. Yukkie memutuskan untuk mendekati Hyde, membawa bayi Hyde dan juga Tetsu.

"Perempuan, lengkap, dan sehat! selamat Haido" senyum Yukkie sembari menunjukan sang bayi pada ayahnya.

Mata Hyde berkaca kaca, ia tak dapat menutupi kelegaan dan kegembiraan melihat seorang bayi, bayinya, yang kini terlelap dalam pelukan Yukkie, kulitnya putih bersih dengan alis dan bibir yang persis sama dengan miliknya, serta hidung mancung sempurna seperti milik Tetchanya.

Dengan gerak cepat kedua orang tua Hyde mendekat pada Yukkie dan Hyde, mata nyonya Takarai berkaca kaca melihat sosok cucu perempuanya yang tengah tertidur itu, dielusnya pipi sang bayi pelan, tak disangka! Sang bayi merespon dengan gelengan kecil dan tersenyum

"Selamat nak" seru sang Ayah sembari merangkul pundak ,hyde. Hyde membalasnya dengan senyuman kelegaan serta kebahagiaan.

"Dokter Awaji!! Tuan Ogawa mengalami pendarahan hebat, kami sudah berusa untuk menghetikanya, namun darahnya tetap keluar" teriak salah satu suster dengan wajah panik seraya menghampiri Yukki dan Hyde.

Seketika wajah mereka memucat, dengan gerak cepat Yukkie memberikan bayi yang ada dalam gendonganya, meminta sang suster untuk membawanya ke ruang khusus untuk bayi. sementara  itu, Yukkie dengan cepat kembali memasuki ruang oprasi.

Hyde yang baru selesai mencerna apa yang terjadi kembali lemas. ia tidak bodoh, ia sangat mengerti apa yang dikatakan oleh suster itu pada Yukkie, jika terus terusan mengeluarkan darah maka Tetchan akan...

"Tidak!! Tetchan kuat!! Dia akan kembali bersamaku" lirih Hyde menenangkan dirinya sendiri.

Ayah dan ibu Hyde memutuskan untuk membawa Hyde duduk pada kursi terdekat, mengingat sang anak sudah berdiri lebih dari 3 jam di depan pintu ruang oprasi.

"Tenanglah Hideto.." seru sang Ayah mencoba menenangkan anaknya, ayahnya tau betul apa yang dirasakan oleh Hyde saat ini.

Hyde menatap Ayahnya dengan panik, "mana mungkin aku bisa tenang yah, saat ini Tetchan sedang mempertaruhkan nyawanya" seru Hyde sembari meremas rambutnya.

Tak lama kemusin Yukkie keluar dari ruang oprasi, wajahnya terlihat lebih lelah dari sebelumnya. "Haido.. aku berhasil mengentikan pendarahanya, namun Tetsu kekurangan banyak darah, sementara golongan darah Tetsu ber rensus negatif, sementara cadangan darah rumah sakit hanya ada yang berensus positif-"

"Darahku berensus negatif Yukkie" potong Hyde tak sabar.

Yukkie menatap Hyde dalam, ia mengerti apa yang dinginkan oleh Hyde, dengan gerakan perlahan, Yukkie memberikan Hyde kode untuk mengikutinya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar